Minggu, 19 Mei 2013 0 komentar

Proud of Muara Gembong

Hari ini pertama kalinya saya berkunjung ke Muara Gembong bersama dengan Earth Hour Bekasi, PPKI (Putra-Putri Kartini Indonesia), ForTuGa (Forum Tujuh Tiga). Saya semobil dengan teman kuliahku bernama Gadis, Ibu Kus dari Dinas Kebersihan, Dinda (putrinya Ibu Kus), dan mas-mas dari Akademi Berbagi. Banyak pengetahuan yang saya peroleh dari pengalaman yang mereka ceritakan.



Kami berkumpul di Pemda Bekasi. Untuk mencapai Muara Gembong kami harus melakukan perjalanan yang cukup jauh. Dari perjalanan darat hingga naik kapal menyusuri sungai citarum.
Vegetasi hutan mangrove berguna untuk membantu korosi pantai sehingga air tidak payau. Kayu Mangrove sendiri merupakan bahan baku yang bagus dalam pembuatan chip komputer karena memiliki serat optik yang sangat bagus.

Disini saya menemukan Godokan yaitu sejenis ikan yang ada kakinya sehingga bisa hidup di darat dan air. Ikan ini ternyata sangat mahal, harganya saat ini diperkirakan bisa mencapai Rp 90-100 ribu per kilonya.

Muara Gembong sendiri terkenal juga dengan habitat fauna sejenis kera yang berwarna hitam atau lebih dikenal Lutung Jawa Muara Gembong.

Minggu, 23 September 2012 0 komentar

Perbedaan Masjid dan Mushola??

Sebenarnya antara masjid dan mushola sama saja, yakni sebagai tempat beribadat umat muslim, masjid adalah ismul makan dari kata "sajada" yang berarti tempat sujud, sedangkan mushola adalah ismul makan dari kata "sholaa" yang berarti tempat solat.

Tapi di indonesia ada pengkategorian tersendiri. Masjid identik dengan tempat beribadah umat muslim dengan bangunan yang lebih besar sedangkan mushola yang berukuran kecil. 

Definisi mushalla (musala) dalamKBBI adalah : tempat salat; langgar; surau; (2) tikar salat; sajadah. 

Definisi musala sebagai langgar atau surau adalah definisi yang sesuai dengan urf (kebiasaan) masyarakat indonesia, dimana arti langgar menurut KBBI adalah : masjid kecil tempat mengaji atau bersalat, tetapi tidak digunakan untuk salat Jum'at; surau; musala.

Di zaman rosulullah yg dinamakan musholla adalah tanah lapang yg di jadikan tempat sholat 'Ied. Diriwayatkan bahwa rosulullah stiap sholat Ied dg berjama'ah di Musholla (maksudnya tanah lapang) kecuali hnya skali di masjid sebab hujan. oleh karna itu jumhur ulama menyunahkan sholat Ied di tempat yang luas bukan di masjid. Namun imam Syafi'i berpendapat bahwa sunah di masjid. Alasannya pada waktu itu masjid terlalu kecil, tidak menampung jamaah sholat Ied hingga di laksanakan di padang luas (tertulis dalam riwayatnya adalah Musholla). Jadi, sebenarnya musholla lebih luas(tanpa bangunan) dibandingkan masjid. Namun lumrahnya di Indonesia justru musholla lebih kecil dari pada masjid. 

Sedangkan arti masjid (dari kata sajada) sebagaimana dikatakan oleh al-zujaj yang dinukil dalam kamus lisan al-arab: setiap tempat yang dipergunakan untuk ibadah adalah masjid, bukankan Rasul bersabda , "telah dijadikan bagiku bumi sebagai masjid yang suci".

وقال الزجاج: كل موضع يتعبد فيه فهو مسجَِد، أَلا ترى أَن النبي، صلى الله عليه وسلم، قال: جعلت لي الأَرض مسجداً وطهوراً


Jadi, kesimpulanku kita bisa mengatakan mushola dengan sebutan masjid.
0 komentar

Donor darah

Urutan donor darah yang pernah kulakukan:
Pertama: 31 januari 2010 di masjid Al-Muhajirin Bekasi
Kedua: di ruang meeting Solusi247 Jakarta



Kamis, 17 November 2011 0 komentar

Ya Allah ..

Ya Allah...
Jadikan hamba wanita yang solehah..
Yang baik di antara yang terbaik...
Dan berikan hamba pendamping yang baik...
Seorang suami yang tidak hanya mendampingiku di dunia, tapi juga mampu membimbingku dengan benar, dan bisa bersama hingga di surga kelak.

Amiin ya Rahmaan..
Senin, 12 September 2011 0 komentar

Bintang dan Pelangi

Bintang dan Pelangi adalah dua hal yang membuatku tersenyum dan terkagum akan keindahannya.

Kita memerlukan kegelapan untuk melihat indahnya sinar bintangKita memerlukan hujan untuk melihat indahnya warna warni pelangi 

Bintang ...
Memancarkan cahaya sendiri, tinggi, dan indah. Selalu ada di siang dan malam ...
Ketika malam sudah menghitam, kupandang langit dengan taburan gemerlap bintang-bintang.
Dan kemudian aku mengetuk pintu alam mimpi dengan doa.

Pelangi ...
Perpaduan berbagai warna yang sangat indah, seperti warna musik ...

Minggu, 22 Mei 2011 0 komentar

Istikharah Cinta



Katakanlah cinta melalui hati dalam istikharah cintamu pada Ilahi Rabbi.
Ya Allah, hamba mohon agar iman yang tipis ini mampu bertahan, dan menetapkan malu ini pada tempatnya. Hingga saat yang indah itu datang. Amiin Yaa Rahmaan.

Dan setelah ikatan terjalin antara aku dengannya yang disaksikan oleh malaikat, semoga aku dapat menjadi pendamping yang patuh, yang  senantiasa bersyukur dan berterimakasih, yang menjaga diri dan harta suamiku, yang tidak mudah menuduh dan menyakiti hatinya, yang menyimpan rahasia dan menutupi aibnya. sebab aku tahu, tidak mudah untuk menjadi seorang suami, tidak mudah untuk menjadi orang yang bertanggung jawab penuh terhadap orang lain, yang harus menjaga dirinya dan ahlinya dari api neraka. Jadi aku tidak boleh membebani dia, tapi aku akan membantu dia sesuai peran yang kupunya. Amiin
Selasa, 17 Mei 2011 0 komentar

Kangen masakan Mama


Orang yang merantau seperti saya terkadang suka kangen dengan masakan mama.

Sifa : Makan siang pakai apa mam?
Mama : Pakai Ceper, Bapak seneng, nanti metik lagi buat besok
Sifa : Sifa mau sayur ceper na dong
Mama : Rene, enak lho

Hikz, cuma bisa ngiler dari jauh. Kangen masakan mama T_T
Rabu, 11 Mei 2011 0 komentar

Takkan Lari Gunung Di Kejar

Takkan Lari Gunung Dikejar
Usah Hati Cemas Berdebar
Walau Jauh Nian Perjalanan
Kan Cepat Jua Nan Di Angan

Takkan Lari Gunung Dikejar
Usah Kalbu Resah Bergetar
Walaupun Rimba Lara Membentang
Nan Di Rindu Pasti Terjelang

Selalu Mega Nan Kelabu
Menaungi Gunung Nan Ayu
O..Oh Kan Sampai Jua Akhirnya Ke...sana
Takkan Lari Gunung Di kejar


====

Lagu ini adalah lagu wajib ujian kesenian di sekolah. Ada kenangan lucu mengingat aku menyanyikan lagu itu, dengan memakai kain mbah putri yang berwarna coklat ke kuning-kuningan ^_^
0 komentar

Cerita Sederhana

Ini cerita sederhana tapi mengena..silahkan dinikmati..

TOPLES MAYONES

Manakala hidupmu terasa tidak begitu mudah untuk dijalani dan manakala 24
jam sehari terasa masih kurang bagimu ... ingatlah akan toples mayones dan
dua cangkir kopi.


Seorang professor berdiri di depan kelas filsafat sembari meletakkan
beberapa barang di depan mejanya. Saat kelas dimulai, tanpa mengucapkan
sepatah kata, dia mengambil toples mayones kosong yang besar dan mulai
mengisinya dengan bola-bola golf. Kemudian ia berkata pada para muridnya,
apakah toples itu sudah penuh. Para murid menyetujuinya. Kemudian ia
mengambil sekotak batu koral dan menuangkannya ke dalam toples tersebut. Dia
mengguncangkan toples itu perlahan-lahan. Batu-batu koral masuk, mengisi
tempat kosong di antara bola-bola golf. Kemudian ia bertanya pada para murid,
apakah toples itu sudah penuh. Mereka setuju bahwa toples itu sudah penuh.
Selanjutnya profesor mengambil sekotak pasir dan menebarkannya ke dalam
toples ... Tentu saja pasir itu menutup segala sesuatunya. Profesor sekali
lagi bertanya apakah toples sudah penuh .... Para murid dengan suara bulat
berkata, "Yes" Profesor kemudian menyeduh dua cangkir kopi dan
menuangkan isinya ke dalam toples, dan secara efektif kopi tersebut mengisi
ruangan kosong di antara pasir. Para murid tertawa ....

"Sekarang,"kata profesor ketika suara tawa mereda, "Saya ingin kalian
memahami bahwa toples ini mewakili kehidupanmu."*

"Bola-bola golf adalah hal-hal yang penting - Tuhan, keluarga, anak-anak,
kesehatan, teman dan para sahabat."

"Jika segala sesuatu hilang dan hanya tinggal mereka, maka hidupmu masih
tetap penuh."

"Batu-batu koral adalah hal yang lain, seperti rumah dan mobil."

"Pasir adalah hal-hal yang sepele."

"Jika kalian pertama kali memasukkan pasir ke dalamtoples,"
lanjutprofesor,

"Maka tidak akan tersisa ruangan untuk batu-batu koral ataupun untuk bola-bola golf… Hal yang sama akan terjadi dalam hidupmu." *

"Jika kalian menghabiskan enerji untuk hal-hal yang sepele, kalian tidak
akan mempunyai ruang untuk hal-hal yang penting buat kalian."

"Jadi ..."

"Beri perhatian untuk hal-hal yang penting untuk kebahagiaanmu."

"Bermainlah dengan anak-anakmu."

"Luangkan waktu untuk check up kesehatan."

"Ajak pasanganmu untuk keluar makan malam"

"Akan selalu ada waktu untuk membersihkan rumah dan memperbaiki perabotan."

"Berikan perhatian terlebih dahulu kepada bola-bola golf -- Hal-hal yang benar-benar penting. Atur prioritasmu. Baru yang terakhir, urus pasirnya."

Salah satu murid mengangkat tangan dan bertanya, "Kopi mewakili apa?"
Profesor tersenyum "Saya senang kamu bertanya. Itu untuk menunjukkan kepada kalian, sekali pun hidupmu tampak sudah begitu penuh, tetap selalu ada waktu luang untuk minum secangkir kopi bersama sahabat..."
 
;